Riuh KRI/KRCI Regional IV

Diposting oleh TiT!< TeranG™ | Minggu, Mei 18, 2008 | 0 komentar »

Usai sudah dua hari perhelatan KRI/KRCI di Graha ITS Surabaya. Akhirnya, juara KRI pun tercipta, tim Jump-Be dari PENS-ITS berhasil meraih tempat pertama, disusul oleh tim Khil-G dari Universitas Brawijaya ditempat kedua, dan tim Koumori dari ITS di tempat ketiga. Ketiga tim ini yang nantinya akan mewakili regional IV untuk bertanding di Jakarta, 14 Juni nanti.

Sedangkan dari KRCI, untuk divisi beroda dimenangkan oleh Tensai dari PENS sebagai juara pertama, Robotax dari STMIK Dipanegara Makassar sebagai juara kedua, Meteorz dari Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya, juara ketiga. Divisi berkaki diperoleh pemenang tunggal BlueDuck-TEUS dari Universitas Surabaya. Untuk divisi expert dimenangkan tim Gho_Zie dari PENS ITS sebagai juara pertama, disusul kemudian Star_Fa dari Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya sebagai juara kedua kemudian Tim TnT dari ITS sebagai pemenang ketiga. Untuk divisi expert swarm dimenangkan oleh AhZa dari PENS ITS juara pertama dan Black_Ant _TEUS dari Universitas Surabaya. Selain itu juga, BlueDuck-TEUS dari Universitas Surabaya memperoleh penghargaan sebagai pemenang dengan kategori desain terbaik dan algoritma terbaik.

Dua hari perhelatan KRI/KRCI regional IV, sangatlah ramai. Suporter dari berbagai kota meramaikan Graha ITS dengan yel - yel mereka. Nyanyian dan teriakan dari berbagai tribun mengguncang Graha ITS. Apalagi ketika tim mereka bermain di lapangan. Hiru pikuk teriakan pun tak terelakkan, ketika salah satu tim meraih Govinda, gemuruh pun menggema di Graha ITS.

Yang disoroti dari supporter kali ini adalah supporter dari Arema dan supporter dari ITS. Kedua supporter ini saling beradu yel, beradu nyanyian, beradu teriakan. Saling menjatuhkan dengan nyanyian masing - masing. Lucu sekali mendengarnya, namun kedua supporter ini tetap sportif, tanpa ada gontok - gontokkan. Sungguh suasana yang tak kalah seru ketika supporter Indonesia mendukung tim Thomas dan Uber berlaga di Istora Senayan Jakarta.

Masing - masing supporter salin adu kreatif juga, lihat saja ketika supporter ITS membawa bendera Elektro ITS yang berukuran jumbo, galon aqua untuk dipukul, serta TOA untuk meneriakkan yel - yel. Supporter Arema pun tak mau kalah, mereka membawa serta TOA, galon aqua, namun ada sedikit perbedaan ketika supporter Arema menciptakan hujan kertas - kertas kecil ketika meneriakkan yel - yel mereka.

0 komentar