"Akhirnya Badan Akreditasi Nasional (BAN) Perguruan Tinggi menetapkan Institut Teknologi Sepuluh Novemer (ITS) sebagai perguruan tinggi dengan predikat akreditasi A. Bersama 50 perguruan tinggi lainnya, penilaian ini adalah yang pertama bagi ITS. Penilaian dari berbagai sektor dalam lima tahun kebelakang langsung membawa ITS meraih nilai A.", sebuah kutipan yang saya ambil dari situs ITS net, http://www.its.ac.id. Suatu yang membanggakan memang, dimana kita tahu bahwa ITS adalah kampus perjuangan, kampus yang sederhana namun tetap mengedepankan intelektualitas sebuah institusi pendidikan.
Dibalik euforia kebanggaan medapatkan akreditasi A, saya terheran semenjak hari Jumat minggu lalu, kemahasiswaan ITS memproklamirkan jargon baru, yaitu ITS CAK (cerdas amanah kreatif) mengganti jargon lama ITS CUK (cerdas ulet kreatif). Mungkin dengan sejalannya akreditasi yang didapat ITS, jargon ITS CUK (cuk yang berarti dalam bahasa surabaya sehari - hari adalah perkataan kotor) harus diganti dengan ITS CAK sehingga orang - orang tidak lagi mengatakan ITS CUK yang bisa bermakna ganda, sebuah hinaan, atau sebuah akronim kebanggaan, namun dengan jelas ITS CAK, sebuah panggilan atau akronim kebanggaan.
Memang tidak mudah menghilangkan jargon lama ITS dari benak setiap mahasiswa, namun perubahan haruslah dimulai. Dengan perubahan kecil ini semoga dapat merubah yang lain yang memang lebih besar dalam lingkungan intelektual ITS. Sehingga kedepannya ITS tidak lagi dikatakan kampus yang selalu dibawah IT? (lawannya, red), namun bisa mengungguli dan bisa bersaing di jajaran 500 besar universitas di dunia, ^_^!.
Dibalik euforia kebanggaan medapatkan akreditasi A, saya terheran semenjak hari Jumat minggu lalu, kemahasiswaan ITS memproklamirkan jargon baru, yaitu ITS CAK (cerdas amanah kreatif) mengganti jargon lama ITS CUK (cerdas ulet kreatif). Mungkin dengan sejalannya akreditasi yang didapat ITS, jargon ITS CUK (cuk yang berarti dalam bahasa surabaya sehari - hari adalah perkataan kotor) harus diganti dengan ITS CAK sehingga orang - orang tidak lagi mengatakan ITS CUK yang bisa bermakna ganda, sebuah hinaan, atau sebuah akronim kebanggaan, namun dengan jelas ITS CAK, sebuah panggilan atau akronim kebanggaan.
Memang tidak mudah menghilangkan jargon lama ITS dari benak setiap mahasiswa, namun perubahan haruslah dimulai. Dengan perubahan kecil ini semoga dapat merubah yang lain yang memang lebih besar dalam lingkungan intelektual ITS. Sehingga kedepannya ITS tidak lagi dikatakan kampus yang selalu dibawah IT? (lawannya, red), namun bisa mengungguli dan bisa bersaing di jajaran 500 besar universitas di dunia, ^_^!.








0 komentar
Posting Komentar